Cara Memasang Regulator Elpiji Supaya TIDAK BOCOR

88 views

Banyak orang yang mengeluh ketika mengganti tabung Elpiji (LPG) kompor gas yang mereka miliki. Pengalaman saya, sampai 2 kali menukarkan tabung karena ketika regolator di pasang bocor.  Ternyata ada cara memasang regulator elpiji supaya tidak bocor dan aman ketika digunakan.

Baca Juga:  Regulator Pilihan yang Aman Digunakan

Demi kenyamanan penggunaan kompor gas, harus dipastikan bahwa tidak ada kebocoran gas baik dari selang atau dari regulator. Banyak hal yang memicu terjadinya kebocoran misalnya karena di gigit tikus atau umur selang dan regulator yang sudah uzur.

Cara memasang regulator elpiji (LPG) supaya tidak bocor dan dijamin aman
  1. Siapkan 2 buah karet gelang atau bisa juga solatip
  2. Ambil seal tabung LPG yang sudah tidak terpakai dan potong sebagian ujungnya
  3. Masukkan potongan seal di atas seal tabung yang sudah terpasang sehingga posisinya pres atau rata
  4. Gunakan 2 karet gelang untuk mengikat leher tabung
  5. Sebelum memasang regulator pastikan saklar kompor dalam posisi mati dan tidak ada menyalakan api atau merokok
  6. Pasang regulator secara perlahan dan tekan kebawah lalu putar pengunci regulator ke arah kanan
  7. Jika pengunci tidak bisa diputar, berarti dikurangi lilitan karet gelangnya sampai pengunci bisa diputar
  8. Untuk memastikan bocor atau tidak yaitu dengan mendengarkan desis kebocoran pada regulator atau bau gasnya.

Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini:

IKLAN

Sebenarnya ketika kompor baru beli sudah disertai pelindung selang untuk mencegah gigitan tikus.  Tapi biasanya karena pemakaian yang lama dan kurangnya perhatian, ujung selang yang menempel di kompor atau regulator tidak tertutup pelindung. Kemungkinan besar tikus menggigit pada bagian yang tidak tertutup tersebut.

Kondisi aman penggunaan gas LPG adalah ruangan yang mempunyai lalulintas udara lancar. sehingga ketika terjadi kebocoran tidak ketahuan atau mingkin bocor saat rumah kosong, gas akan keluar terbawa angin dan tidak menumpuk diruangan.

Berbagai merk dan jenis regulator juga beredar di pasaran, jadi tinggal pilih sesuai dengan bajet dan keingginan. Semakin mahal harganya, juga semakin aman untuk digunakan. Pengalaman saya pernah menggunakan yang harganya murah hanya mampu bertahan 1 tahun, setelah itu bermasalah.

Kemudian ada sales yang menawarkan regulator bersertifikat dengan sistem angsuran bayar 3 kali. Harganya lumayan mahal 350 rb an waktu itu. Sampai sekarang sudah hampir 6 tahun belum ganti dan masih normal, yang lapuk kesing meterannya. Cara pemasangannya pun yang regulator jenis ini lebih mudah.

Baca Juga: Cara Mudah Service MonoShock Jedag Jedug

Indikator kompor bisa digunakan jika jarum tekanan pada posisi hijau aatau bisa dicek langsung dengan menyalakan kompornya.

Sekian tips dari saya, semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply