Cara Mudah Service MonoShock Jedag Jedug

Banyak orang menganggap mono shock tidak bisa diservice.  Sehingga jika sudah terasa jedag-jedug ketika melewati polisi tidur langsung diganti baru.  Baik mono shock atau doble shock keduanya bisa diservice.

Pada awalnya service dilakukan hanya dengan melakukan pengisian oli saja.  Biasanya dengan disuntikkan lewat seal atau dibor bagian bawah tabung nya lalu di tutup dengan baut. Namun metode ini sudah mulai ditinggalkan, karena sifatnya hanya sementara dan tidak tahan lama.  Ada banyak hal yang mempengaruhi, diantaranya masih banyak kotoran dan penggunaan seal lama yang tidak diganti.

Namun jika service dilakukan dengan benar, maka dapat menambah umur pakai shock hingga 1,5 tahun bahkan lebih. Perlakuan yang benar diantaranya dibuka, dibersihkan, diganti seal  dan oli yang baru.

Penyebab mono shock jedag-jedug

Sebelum saya jelaskan penyebab monoshock jedag-jedug, ada baiknya temen-temen tahu komponen utama yang terdapat pada mono shock kalian:

  1. Tabung, berfungsi untuk rumah komponen isi shock dan tempat oli
  2. As, berfungsi untuk penyangga dan tempat piston
  3. Per, berfungsi untuk menahan beban dan terjadi pengeperan
  4. Oli, berfungsi untuk meredam proses pengeperan sehingga nyaman
  5. Seal, berfungsi untuk menahan oli supaya tidak bocor

 

Dari ke lima komponen utama di atas, yang sering menyebab masalah adalah seal, oli dan as.  Jika seal rusak dapat mengakibatkan as bergaris, oli berkurang dan lama kelamaan akan habis. Fungsi oli adalah untuk meredam hentakan balik yang dihasilkan oleh per. Sebab itulah terjadi jedag-jedug ketika motor melalui polisi tidur atau jalan jelek.

Baca Juga : Cara Service MonoShock Motor Vixion

Lebih parah lagi, kerena oli habis mengakibatkan as aus dan mono shock tidak dapat diperbaiki lagi.  Sukucadang as mono shock tidak tersedia di toko.  Jadi bagi temen-temen yang sudah merasakan gejala seperti itu, ada baiknya segera lakukan perbaikan sebelum terlambat.

Berbeda dengan double shock, as mudah didapatkan, cara lain adalah dengan kanibalan mono shock lain.  Jadi kunci utamanya terletak pada seal.

Penyebab seal mono shock rusak

Seal rusak biasanya disebabkan karena debu yang masuk melalui as.  Walaupun mono shock dalam keadaan tertutup hal ini pasti akan terjadi.  Apalagi medan yang sering dilalui berdebu atau berpasir. Kedua, per seal yang sudah mulai kendur sehingga oli dapat dengan mudah merembes keluar.  Ketiga, karet seal mulai keras dan tidak lentur.

Solusi perbaikan mono shock jedag-jedug

Langkah-langkahnya yaitu:

  1. Bersihkan debu dan sisa oli dalam mono shock

Sebelum dilakukan pengisian ulang oli, terlebih dahulu bersihkan mono shock dengan bensin atau tiner.  Selain memudahkan pengecekan komponen dalam mono shock, hal ini juga berguna untuk melihat kelayakan fungsi komponen.

  1. Ganti seal mono shock

Jika mono shock sudah dibuka silahkan cek kondisi seal. Dengan melihat permukaan lingkaran yang menempel di permukaan as, apakah ada yang rusak atau tidak.

Baca Juga:   Regulator Pilihan Komoporgas Tanpa Kendala

Jika sudah ada yang terkoyak dan sejenisnya maka harus diganti. Seal yang masih layak digunakan permukaanya halus dan lentur.  Jika seal masih layak digunakan, selanjutnya per seal sebaiknya diganti baru atau didobel jadi pengikatan seal lebih kuat.

  1. Ganti as mono shock

Pergantian as dilakukan jika kondisi sudah parah.  Kerusakannya dapat berupa garis vertikal, cekungan melingkar atau patah.  As mono shock motor trail tidak ada jualannya di toko, jadi hanya dapat dilakukan dengan kanibal shock lain.  Sedangkan mono shock untuk motor jenis bebek banyak tersedia dipasaran.

  1. Isi oli shock

Pengisian oli dilakukan setelah seal dan as serta komponen didalamnya tidak ada yang bermasalah. Dengan perbandingan 1:1 antara oli shock dengan oli mesin.  Diharapkan dengan pencampuran ini oli tidak terlalu encer dan fungsi peredaman menjadi maksimal.  Adapun volume oli disesuaikan dengan besarnya ukuran tabung.

  1. Periksa kondisi per luar

Sebelum mono shock di rakit kembali, pastikan per tidak retak atau patah, karena per luar adalah penopang beban utama pada mono shock.

Itulah sedikik ulasan tentang mono shock dan langkah – langkah yang dilakukan jika kalian akan melakukan service atau perbaikan.

Jika ada yang kurang jelas dengan ulasan saya atau pun ada saran, silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar.